Pemahaman tentang Position pada CSS
Pemahaman di dalam CSS sangat penting diketahui khususnya buat kalian sebagai web designer yang sering bergelut dalam masalah mengatur layout, tata letak, peletakan suatu elemen di halaman web dan lain-lain…
Beberapa properti yang berperan banyak dalam CSS untuk masalah layout antara lain:
- Position
- Float
- Margin
- Padding
- Position
- Top, Left, Right, Bottom
- Display
Mungkin ada beberapa properti lainnya, yaa secara umum seperti yang disebutin di atas lah
.
Nah, kali ini Cheyuz mw ngejelasin tentang position pada CSS…
Selain Float, Position juga sangat berperan penting buat layout, terutama layout yang mempunyai banyak embel-embel ga penting (peace
) di dalamnya, misalnya ketika gambar ketika dihover keluar tooltip, gambar berbingkai, membuat taskbar, dan lain-lain…
OK, kita jelasin atu atu ye…
position: static
Position static adalah position default suatu elemen, bisa disebut statis (?) maksudnya dia diam, tata letak normal seperti div biasa, dan pada posisi initop, left, right, dan bottom tidak mempengaruhi posisi elemen tersebut, contohnya:
#wrap{
width:150px;
background:black;
height:75px;
}
.pertama {
width:55px;
background:gray;
position:static;
top:20px;
left:20px;
}
.kedua{
width:55px;
background:red;
top:100px;
left:100px;
clear:both;
}
Penjelasan:
position: relative
Nah, ini dia position yang sering digunakan pada seorang web designer… kalo pake position ini, kamu bisa memanfaatkan left dan top buat ngubah posisi tersebut.. tetapi perlu diingat, sifat position:relative ini adalah dia bakal pindah kalo kita beri nilai top atau left, tetapi relative terhadap dirinya sendiri… (pusing?) kasi contoh daah…
#wrap{
width:150px;
background:black;
height:75px;
}
.pertama{
width:55px;
background:gray;
position:static;
top:10px;
left:15px;
position:relative;
}
.kedua{
position:relative;
width:55px;
background:red;
top:15px;
left:5px;
clear:both;
}
Penjelasan
position: absolute
Kalo kita menggunakan position ini, kita bisa mengatur left, top, right, dan bottom sesuai dengan parent yang mempunyai position relative… jadi elemen yang pake position absolute ini bisa diatur posisinya tergantung parent maupun screen browser.. Contoh CSSnya sperti brikut:
#wrap{
width:150px;
background:black;
height:200px;
position:relative;
}
.ketiga {
position:absolute;
background:red;
width:100px;
bottom:0px;
left:15px;
}
position: absolute (terhadap layar)
Kalo kita pake position absolute terhadap layar, maka parent dari div ini jangan memakai position yang “relative”, tetapi statis.. supaya tidak absolute terhadap parent, tapi terhadap layar… contohnya seperti gambar kotak di sudut kanan atas, coba dilihat, hehe….
CSS nya seperti ini:
.kotak {
position:absolute;
background:red;
width:100px;
height:100px;
right:0px;
top:50px;
}
Penjelasan
position: fixed
Naah klo yang ini baru beda sama yang lain… yaa sebenernya sama sih..
, lebih mirip ke position:absolute.. sama seperti position absolute yang berdasarkan screen browser, tetapi bedanya, state/letak si kotak bakal tetep berada di posisi screen sebelumnya, walaupun browser discroll… contohnya lihat gambar kotak warna hitam di sebelah kanan, dan contoh lain adalah taskbar di bawah
.kotak_fixed {
position:fixed;
background:red;
width:100px;
height:100px;
right:0px;
top:250px;
color:white;
}
Penjelasan
Nah, paling itu aja temen2 pembahasannya… ![]()
teori-teori yang lain tentang CSS juga bakal disampein lagi…
Pokoknya sekarang kita fokus ke web developing.. jadi mulai dari CSS, Javascript, PHP, hingga framework pun bakal dibahas di blog ini…
Mudah-mudahan bermanfaat buat kita sebagai web developing…